Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas: FAI UNISMA dan FITK UAA Gelar Benchmarking Penguatan Tata Kelola, Kurikulum, dan Budaya Mutu
Yogyakarta, 20 Januari 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta menggelar kegiatan benchmarking. Acara yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola, Kurikulum, dan Budaya Mutu Program Studi” ini berlangsung di Ruang Pertemuan FITK Lt. 6.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini diawali dengan sambutan dari kedua belah pimpinan fakultas. Dr. Ahmad Salim, S.Pd., M.Pd., selaku Dekan FITK UAA Yogyakarta, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya berbagi praktik baik dan inovasi dalam pengelolaan fakultas untuk menjawab tantangan pendidikan di era kontemporer.
“Sinergi antar lembaga pendidikan Islam seperti ini sangat krusial untuk mendorong lompatan kualitas yang berkelanjutan. Kita tidak hanya berbagi teori, tetapi lebih pada pengalaman nyata dalam membangun tata kelola dan budaya mutu,” ujar Dr. Ahmad Salim.
Sambutan kedua disampaikan oleh Dekan FAI UNISMA, Dr. Drs. H. Abd. Jalil, M.Pd.I. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus berbenah. “Benchmarking ini bukan sekadar formalitas, melainkan pintu masuk untuk membangun jejaring kerja yang solid. Fokus kita adalah pada peningkatan konkret di level program studi, yang menjadi ujung tombak pencapaian kompetensi lulusan,” paparnya.
Acara berikutnya ditandai dengan penandatanganan empat dokumen kerjasama sekaligus, yang meliputi:
- Memorandum of Agreement (MoA) tingkat Fakultas.
- MoA tingkat Program Studi untuk Pendidikan Agama Islam (PAI).
- MoA tingkat Program Studi untuk Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
- MoA tingkat Program Studi untuk Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Berlanjut sesi diskusi yang mengikuti penandatanganan MoU, perwakilan dari FITK Universitas Alma Ata berbagi pengalaman dan strategi konkret dalam membangun kerja sama internasional dan merekrut mahasiswa asing. Mereka menjelaskan bahwa kunci utama melibatkan penawaran program studi dengan kurikulum terspesialisasi dalam bahasa Inggris, seperti dalam bidang Islamic Finance atau Pendidikan Islam, serta membangun kemitraan strategis dengan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di negara sasaran, seperti Thailand dan Nigeria.
Strategi lainnya mencakup penyediaan paket beasiswa parsial, fasilitas asrama yang mendukung, dan program buddy system untuk adaptasi mahasiswa. Lebih dari sekadar rekrutmen, pihak Alma Ata juga menekankan pentingnya program student mobility dan pertukaran pelajar (exchange) dua arah sebagai bagian integral dari kerja sama. Program pertukaran semester pendek atau summer course dengan mitra universitas di luar negeri tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga membangun pemahaman lintas budaya dan memperkuat jejaring global institusi. Mereka menyampaikan bahwa program exchange ini telah menjadi daya tarik tambahan yang signifikan, baik untuk menarik mahasiswa asing datang ke Indonesia maupun untuk mendorong mahasiswa lokal merasakan studi di lingkungan global.
