Fakultas Agama Islam Unisma dan FITK UIN Sunan Kalijaga Gelar Benchmarking untuk Penguatan Tata Kelola, Kurikulum, dan Budaya Mutu

Yogyakarta, 20 Januari 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam (Unisma) melakukan kegiatan benchmarking dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola, Kurikulum, dan Budaya Mutu Program Studi” ini berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 2 FITK, pada Selasa (20/1), pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari kedua pimpinan fakultas. Dr. Drs. H. Abd. Jalil, M.Pd.I, Dekan FAI Unisma, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi atas kesediaan FITK UIN Sunan Kalijaga sebagai mitra untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-institusi untuk menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Sambutan kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Sigit Purnama, S.Pd.I., M.Pd, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga. Beliau menyambut hangat delegasi dari Unisma dan menyatakan komitmennya untuk mendukung sinergi antar kedua lembaga dalam pengembangan ilmu pendidikan dan keguruan, khususnya yang berbasis nilai-nilai Islam.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan sejumlah perjanjian kerjasama (MoA). Tidak hanya di level fakultas, kerjasama juga diperkuat di tingkat program studi. Ditandatanganinya MoA untuk Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD yang tengah mempersiapkan proses akreditasi ulang.

Perhatian khusus juga diberikan pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Kedua pihak menyepakati pentingnya diskusi mendalam terkait pengembangan prodi ini, mengingat perbedaan latar belakang dan kematangan. PBA UIN Sunan Kalijaga merupakan salah satu prodi tertua dengan sejarah panjang, sementara PBA Unisma relatif lebih muda. Dialog ini diharapkan dapat memberikan perspektif segar dan strategi pengembangan yang saling menguatkan.

Usai seremonial penandatanganan dan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi intensif antara perwakilan dari kedua fakultas. Diskusi difokuskan pada berbagi pengalaman dalam tata kelola fakultas, penyempurnaan kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan era kontemporer, serta penanaman budaya mutu berkelanjutan di tingkat program studi.