Dari Kampus ke Dunia Nyata: Prodi HKI UNISMA Rumuskan Kurikulum Berdampak Lewat FGD Kolaboratif

Malang 16/8/2025; Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama mahasiswa, alumni, stakeholder, dan mitra strategis pada Sabtu (16/8/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan evaluasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus menyusun arah pengembangan kurikulum yang berdampak nyata bagi dunia akademik maupun masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Prodi HKI UNISMA menyampaikan bahwa evaluasi kurikulum merupakan langkah penting agar capaian pembelajaran lulusan selaras dengan kebutuhan zaman. “Kurikulum MBKM yang sudah berjalan perlu terus ditinjau agar tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam penguatan kompetensi mahasiswa, peningkatan jejaring mitra, serta kontribusi bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

FGD ini menghadirkan berbagai perspektif, mulai dari mahasiswa yang mewakili setiap angkatan untuk memberikan masukan terkait pengalaman perkuliahan dan praktik lapangan, alumni yang berbagi relevansi kurikulum dengan dunia kerja, hingga stakeholder serta mitra pengguna yang menyampaikan kebutuhan kompetensi sesuai dengan dinamika profesi dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini dua alumni sekaligus mitra pengguna, yaitu Dr. Siti Fatimah, Hakim Pengadilan Agama Kota Pasuruan, dan Alfira Deviana, S.H.I., M.H., PNS Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai Analis Hukum Ahli Pertama pada Sekretariat Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Keduanya menekankan pentingnya kurikulum yang adaptif, aplikatif, dan sesuai dengan tuntutan profesi hukum Islam di era modern.

Diskusi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan menjadi dasar perbaikan kurikulum HKI ke depan. Dengan adanya evaluasi ini, Prodi HKI UNISMA berkomitmen untuk terus melakukan inovasi pembelajaran, memperkuat integrasi antara teori dan praktik, serta memastikan lulusan memiliki daya saing dan peran strategis dalam pembangunan bangsa. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kurikulum berdampak yang relevan dengan kebutuhan dunia nyata sekaligus mencerminkan visi UNISMA sebagai kampus unggul berdaya saing global. (Red/Shofi)