FAI Unisma Malang Gelar Konferensi Internasional ICONIGC 2025

Malang, 7/10/2025. Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan International Conference on Islam and Global Civilization (ICONIGC) 2025. Acara bertajuk “Social Revitalization on Multicultural Education, Religiosity, and Islamic Law” ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025 di Gedung B lantai 7 Unisma.

Konferensi ini diketuai dan dikawal langsung oleh salah satu Dosen FAI Unisma yaitu Bapak Yoyok Amirudin, M.Pd, Ph.D dan dibantu tim. Bapak Yoyok mengatakan bahwa konferensi ini bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk bertukar pikiran serta mendiskusikan peran pendidikan multikultural, religiusitas, dan hukum Islam dalam merevitalisasi tatanan sosial masyarakat global yang semakin kompleks.

Rangkaian acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan dibuka secara resmi oleh Dekan FAI Unisma, Dr. H. Abd. Jalil, M.Pd.I., serta Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Sesi pagi diisi dengan empat pembicara utama (keynote speakers) yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. H. Abdul Jalil, M.Pd.I., Prof. Dr. Ted Yu-Chung Liu, Dr. Fadwa Ali Sayed, Lc., M.A.,  dan Dr. Razaq Raj 

Selain sesi pleno dengan para pembicara utama, konferensi ini juga menampilkan beragam kegiatan pendukung, seperti penampilan tari dan persembahan lagu arab oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab yang juga turut menyemarakkan acara.

Sesi Paralel dan Presentasi Pemakalah via Zoom

Setelah istirahat, acara dilanjutkan dengan Parallel Session mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB. Sesi paralel ini dirancang untuk mempresentasikan dan mendiskusikan berbagai paper atau hasil penelitian dari pemakalah.

Secara khusus, bagi pemakalah yang tidak dapat hadir secara langsung, panitia menyediakan sesi presentasi secara online via Zoom Meeting pada pukul 13.00 WIB. Sesi online ini diikuti oleh para dosen FAI Unisma, mahasiswa dalam negeri, serta mahasiswa luar negeri, sehingga menciptakan ruang diskusi yang benar-benar internasional dan inklusif.

Dengan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri serta melibatkan peserta secara luring dan daring, Konferensi ICONIGC 2025 dapat menghasilkan rekomendasi dan gagasan konstruktif untuk menjawab tantangan global perspektif Islam dan peradaban.